Pengertian Keluarga, Siapa yang Layak Disebut dengan “Keluarga”?

0
115
Pengertian Keluarga, Siapa yang Layak Disebut dengan “Keluarga”?

Pengertian Keluarga, Siapa yang Layak Disebut dengan “Keluarga”? – Selama ini, orang menganggap bahwa pengertian keluarga itu selalu terdiri dari ayah, ibu, anak, dan mungkin juga anggota keluarga lain seperti nenek-kakek, paman-bibi, dan saudara-saudara lain. Bisa dibilang, keluarga merupakan sebuah unit di mana setiap anggotanya mempunyai hubungan darah dan tinggal bersama dalam satu atap. Tetapi seperti juga perjalanan hidup orang berbeda-beda, definisi keluarga pun bisa jadi berbeda tergantung dengan orang yang Anda tanya.

Pengertian Keluarga, Siapa yang Layak Disebut dengan “Keluarga”?

Hal ini memunculkan pertanyaan penting lainnya, apa yang membuat seseorang menjadi “keluarga”? Apakah hubungan darah sendiri sudah cukup untuk seseorang disebut demikian? Katakanlah Anda mempunyai orang tua ataupun saudara yang tinggal seatap namun sangat jarang Anda lihat. Mungkin mereka tinggal di tempat yang jauh. Anda bahkan mungkin hanya bertemu mereka sekali dalam sebulan, bahkan mungkin bertahun-tahun bisa berjalan tanpa Anda bertemu dengan mereka. Mereka tak pernah berperan dalam setiap langkah penting di hidup Anda, tak pernah hadir ketika Anda masuk sekolah pertama kali, lulus, masuk kerja, dan berbagai jenjang kehidupan Anda.

Baca juga : TIPS MENDAPATKAN MANFAAT TEH SARIWANGI UNTUK KELUARGA DENGAN TEPAT

Sementara itu, Anda mempunyai teman, atau orang yang sangat dekat dengan Anda, apapun statusnya. Mereka selalu di sisi Anda dalam setiap langkah hidup Anda, membantu Anda memutuskan di mana Anda harus melanjutkan sekolah, kepada siapa Anda harus mengikat komitmen hidup, dan mereka pun hadir ketika anak pertama Anda lahir. Melihat bahwa pengertian pentingnya keluarga biasanya mengandung unsur kebersamaan, adalah hal yang sulit diterima jika orang tersebut tidak dianggap keluarga, hanya karena mereka tidak punya hubungan darah dengan Anda.

Jadi, apa sebenarnya pengertian keluarga itu pada akhirnya? Apakah setelah semua yang Anda alami atau tidak alami bersama mereka, status sebagai “anggota keluarga” layak mereka sandang? Anda sendiri yang menentukannya. Mari Bicara, renungkanlah ini bersama dengan orang-orang yang tinggal bersama Anda dalam satu atap. Luangkanlah waktu setidaknya 15 menit untuk saling minum teh dan berkomunikasi. Dari situ, Anda akan bisa mulai melihat, siapa saja keluarga Anda yang sesungguhnya.

Apa definisi Anda tentang keluarga yang bahagia? Bagi beberapa orang, pengertian keluarga bahagia adalah keluarga yang segala kebutuhan hidupnya tercukupi. Orang lain menyatakan bahwa definisi mereka tentang keluarga yang bahagia adalah mereka yang sering mengadakan aktivitas bersama, sementara yang lain lagi beranggapan keluarga yang taat beragama itulah yang menjadi tujuan utama.

Setiap orang mempunyai definisi mereka sendiri tentang apa keluarga yang berbahagia tersebut. Semuanya tentu saja dipengaruhi oleh pengalaman hidup mereka masing-masing, yang akan membentuk pengertian pentingnya keluarga bagi mereka. Meski demikian secara umumnya, orang beranggapan keluarga bahagia adalah yang:

  • Mempunyai rasa saling percaya satu sama lain, tak ada rasa takut dan khawatir ketika anggota keluarga melakukan satu hal baru.
  • Jujur dan terbuka satu, tidak perlu khawatir bahwa pendapat akan diremehkan.
  • Semua kebutuhan dasar terpenuhi, karena manusia yang kebutuhan dasarnya terpenuhi akan lebih merasa aman dan juga bahagia.
  • Perhatian, menghargai usaha dan pengorbanan yang dilakukan anggota keluarga untuk membuat keluarga tetap harmonis.

Dari semua anggapan di atas, semua itu sebenarnya bisa diwujudkan dari hal yang sederhana, yaitu kebersamaan. Anda bisa mewujudkan kebersamaan itu dengan cara:

  • Meluangkan waktu di sore atau malam hari selama 10 hingga 15 menit untuk saling berbicara ataupun untuk berkumpul, mungkin Anda bisa sambil minum teh Sariwangi?
  • Melakukan perjalanan bersama di akhir pekan bersama dengan seluruh anggota keluarga, di mana tempat baru akan memberikan tantangan yang baru juga bagi semuanya.
  • Saling mengunjungi ketika ada kompetisi atau lomba, atau suatu kegiatan penting bagi salah satu anggota keluarga, untuk menunjukkan bahwa mereka selalu mempunyai support.

Apapun pengertian keluarga yang bahagia menurut Anda, menunjukkan adanya kebersamaan adalah salah satu kuncinya. Tidak hanya dalam situasi di atas saja, bahkan kegiatan sehari-hari seperti makan malam, membersihkan rumah, dan saat bermain adalah waktu tepat untuk membangun rasa kebersamaan tersebut. Anda tentu akan merasa lebih baik jika tahu bahwa semua anggota keluarga Anda selalu mendukung Anda di setiap langkah, bukan?

 

Tinggalkan Balasan