Penulisan Yang Baik Pada Spanduk

0
259
Spanduk
Spanduk

Untuk memasarkan produk atau tempat usaha, seringkali orang menciptakan spanduk atau banner dengan ukuran yang besar dengan warna-warna yang cerah. Sayangnya kebanyakan dari pemilih usaha hanya berfokus pada hal-hal tersebut saja, padahal ada satu elemen yang penting untuk mendapatkan atensi dari masyarakat, apakah itu? Jawabannya adalah penulisan yang menarik dan persuasif untuk membuat penasaran masyarakat dengan apa yang ditawarkan. Kemudian, bagaimana cara membuat tulisan yang menarik tersebut? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini. 

Spanduk
Spanduk

1.Fokus pada pemaparan manfaat

Untuk langkah pertama, cobalah untuk fokus kepada manfaat apa saja yang ditawarkan oleh produk Anda. Dari sekian banyak manfaat yang ditawarkan, cobalah untuk merangkum secara singkat mana yang paling memberikan manfaat paling besar. Setelahnya tuangkan kedalam satu kalimat singkat yang nantinya akan diletakkan pada banner tersebut. 

Sebagai contoh yang paling mudah adalah promosi diskon dari departemen store, yang selalu menulis secara lugas “Diskon 50%” ini bertujuan untuk memfokuskan perhatian pembaca kepada apa yang Anda tawarkan. 

2. Berpikir seperti  apa yang konsumen pikirkan 

Di semua promosi mana pun di seluruh dunia, audience atau pemirsa adalah tujuan akhir yang ingin didapatkan. Maka dari itu saat membuat tulisan di banner, cobalah berfikir seperti calon konsumen Anda. Apa yang mereka inginkan? Apa yang mereka butuhkan? Dan solusi seperti apa yang mereka cari? Kemudian barulah hubungkan dengan produk yang Anda tawarkan. Dengan begini, Anda pun bisa lebih dekat dengan calon konsumen dan meraih atensi mereka secara lebih mudah. 

3. Simpel  dan jelas, adalah cara menghasut yang paling baik

Kekeliruan yang paling banyak terjadi diantara mereka yang ingin memasarkan usahanya lewat banner adalah terlalu banyak informasi yang diberikan. Memberikan informasi kepada calon konsumen memang dianjurkan, tapi percayalah tidak ada orang yang suka diberi pernyataan secara berlebihan. Apalagi tulisan yang begitu banyak tidak akan sempat terlihat oleh orang-orang melintas. Ini adalah pelajaran dasar dalam kegiatan promosi. 

Tak perlu berikan terlalu banyak informasi, namun berikan sebuah kebenaran. Karena secara psikologi, orang yang melintas hanya melihat satu atau dua kalimat saja jika ia belum tertarik, dan barulah melihat gambar yang ditampilkan. Jadi, usahakan untuk membuat gambar yang menarik,kemudian disusul dengan tulisan yang ringkas, padat dan jelas. 

4. Mencantumkan call to action pada spanduk

Sebagai penutup, jangan lupa untuk mencantumkan isyarat “call to action” atau ajakan kepada calon konsumen Anda untuk membeli, atau pun berkunjung ke tempat dimana usaha Anda berada. Ini adalah puncak dari semua kegiatan promosi Anda, dimana calon konsumen melakukan tindakan dan tertarik dengan apa yang Anda promosikan. Jadi, pastikan bahwa Anda mencantumkan kontak identitas Anda atau pun kata-kata persuasif lainnya. 

Kesimpulan 

Sebagus apapun tampilan banner atau spanduk yang Anda kerjakan semuanya tidak akan ada hasilnya tanpa menggunakan seni tulisan yang persuasif. Untuk itu, pastikan Anda memahami bagaimana membuat tulisan yang baik untuk kegiatan promosi. Jika merasa masih belum cukup, setidaknya Anda bisa menyewa jasa copywriter handal yang mengerti akan hal ini.

Tak lupa pula untuk menciptakan desain dan kualitas spanduk yang baik agar kegiatan promosi berjalan lancar. Salah satunya seperti yang ditawarkan oleh snapy. Penasaran seperti apa? Klik link berikut ini http://www.snapy.co.id/produk/spanduk/ untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.