Nutrisi Tepat Untuk Optimalkan Perkembangan Janin

0
229
perkembangan janin
perkembangan janin

Ketika mengandung, Bunda berarti harus menjaga dua jiwa sekaligus, untuk itu dibutuhkan nutrisi yang tepat agar dapat mengoptimalkan perkembangan janin. Selama kurang lebih sembilan bulan di dalam perut, tentunya apa yang Bunda makan juga akan memengaruhi pertumbuhan sang buah hati. Tak hanya asupan makanan, gaya hidup, dan aktivitas harian juga akan berbeda saat sebelum dan setelah hamil. 

Para ahli menyarankan Bunda yang memiliki berat badan normal untuk mengonsumsi sebanyak 1.800 kalori pada trimester pertama kehamilan. Lalu meningkat menjadi 2.000 kalori pada trimester kedua, dan 2.400 kalori pada trimester ketiga. Peningkatan ini disebabkan janin yang terus berkembang sehingga membutuhkan nutrisi yang cukup.

perkembangan janin
perkembangan janin

Berikut ini beberapa asupan makanan yang perlu Bunda perhatikan:

1. Penuhi Kebutuhan Karbohidrat 

Karbohidrat akan diubah oleh tubuh menjadi energi untuk nutrisi Bunda dan pertumbuhan sang buah hati. Dianjurkan untuk mengonsumsi karbohidrat sebanyak 8 sampai dengan 10 porsi setiap harinya. Ini sangat penting agar janin berkembang sempurna dan mengurangi risiko cacat pada bayi saat lahir. 

2. Imbangi Asupan Dengan Serat dan Vitamin 

Serat bermanfaat untuk membantu sistem pencernaan dalam tubuh, sehingga mengurangi masalah sembelit selama kehamilan. Selain serat, buah dan sayuran mengandung berbagai vitamin serta mineral yang dibutuhkan untuk perkembangan janin. Bunda disarankan untuk mengonsumsi 200 sampai 450 gram sayur, dan 350 gram buah setiap hari.

3. Cukupi Konsumsi Asam Folat 

Asam folat bermanfaat untuk mencegah janin mengalami cacat tabung saraf selama kehamilan. Yang terkandung dalam sayuran hijau seperti brokoli, bayam, alpukat, pepaya, serta kacang-kacangan. Bunda disarankan untuk mengonsumsi asam folat cukup dengan 400 sampai 600 mikrogram per hari, mulai dari 12 minggu usia kehamilan. Jika dikonsumsi berlebihan justru akan meningkatkan risiko bayi terlahir autisme, jadi secukupnya saja ya, Bunda. 

Selain itu, cukupi juga kebutuhan protein, kalsium, zat besi, dan lemak dengan tepat. Kadar yang disebut sebelumnya hanya merupakan standar, kebutuhan Bunda bisa saja lebih tinggi atau rendah. Sebab takaran tersebut dipengaruhi oleh usia kehamilan, berat badan, usia, dan aktivitas Bunda. Lakukan pemeriksaan rutin terhadap perkembangan janin dan konsultasikan masalah yang mungkin dialami Bunda selama kehamilan. Untuk informasi mengenai ibu dan anak, bisa Bunda dapatkan di bidansela.com