Mengenal Perbedaan MDKS dan MSSI

0
35
Reksa Dana Syariah Online
Reksa Dana Syariah Online

PT Manulife Aset Manajemen Indonesia merupakan salah satu perusahaan investasi di Indonesia yang mencanangkan reksa dana syariah online sebagai salah satu produk unggulan nya. Hal ini dilatarbelakangi dengan semakin sadarnya masyarakat akan pentingnya berinvestasi tak hanya pada pasar uang konvensional, namun juga dalam bidang investasi syariah.

Dua produk unggulan dari MAMI yaitu Manulife Dana Kas Syariah (MDKS) dan Manulife Syariah Sukuk Indonesia (MSSI). Kedua jenis investasi ini hampir mirip karena memiliki batas pembelian Unit Penyertaan Reksa Dana yang cukup terjangkau. Namun ternyata kedua unit investasi tersebut memiliki beberapa perbedaan.

Reksa Dana Syariah Online
Reksa Dana Syariah Online

Perbedaan antara MDKS dengan MSSI

Banyak orang yang berminat untuk berinvestasi reksa dana syariah online di PT MAMI karena mereka menawarkan pembelian reksa dana dengan harga yang sangat terjangkau. Dua produk yang cukup diminati adalah MDKS dan MSSI. Kedua unit tersebut sekilas terlihat sama, namun mereka memiliki perbedaan dalam bidang penyaluran dana.

Sistem reksa dana mengumpulkan dana dari para investor dan kemudian menyalurkan uang tersebut ke dalam bentuk lain. Dan orang yang bertanggung jawab atas penyaluran dana investor ini dinamakan dengan Manajer Investasi.

Manajer Investasi akan menyalurkan dana MDKS secara 100% ke dalam Instrumen pasar Uang Syariah, sedangkan dana MSSI disalurkan dalam bentuk sukuk atau surat berharga negara. Namun ada juga sebagian kecil dana dari MSSI yang akan diinvestasikan ke dalam Instrumen Pasar Uang Syariah.

Dalam MSSI, ada dua pilihan penyaluran dana yang akan diputuskan oleh Manajer Investasi. Apabila 85% jumlah dana diinvestasikan ke dalam bentuk sukuk, maka 15% yang lain akan dilarikan dalam bentuk instrumen pasar uang syariah. Namun apabila 100% jumlah dana dialihkan dalam bentuk sukuk, maka tidak ada yang tersisa untuk dialihkan dalam bentuk instrumen pasar uang syariah.

Menginvestasikan dana dalam bentuk reksa dana bukan tidak mungkin mengandung resiko. Resiko yang ada dalam investasi berbentuk reksa dana diantaranya adalah tingkat suku bunga, likuiditas, dan lain sebagainya. namun tingkat resiko reksa dana syariah online lebih rendah dari investasi melalui sarana lainnya.