3 Nutrisi Carapintarmam Pada 1000 Hari Pertama Kelahiran

0
281
carapintarmam

Tahukah Mam, kalau 1000 hari kehidupan si kecil adalah faktor penentu perkembangannya? Masa ini disebut-sebut “golden time” si kecil karena terjadi sejumlah proses pertumbuhan dan perkembangan. Pada usia kelahiran 3 bulan, perkembangan penglihatan si kecil berada pada puncaknya, sementara kemampuan berbicara berada di posisi ini saat usia si kecil mulai 8 bulan dan untuk fungsi kognitif sendiri ada pada usia 12 bulan.

Nah, inilah pentingnya Mam melengkapi gizi si kecil agar pertumbuhannya bisa optimal. Kali ini kita akan bahas carapintarmam tentang gizi apa saja sih yang penting pada masa emas ini. 

Nutrisi Apa Saja Yang Harus Mam Penuhi Agar Pertumbuhan Optimal?

Kolin 

Kolin merupakan nutrisi yang paling penting untuk perkembangan otak. Dengan tercukupinya asupan kolin dalam tubuh, resiko cacat saraf pada si kecil bisa diminimalisir. Tidak hanya itu, kolin memberikan fungsi penting pada ketajaman daya ingat si kecil sekaligus mengoptimalkan kemampuan kognitifnya.

Tidak heran apabila Mam melihat anak kecil yang sudah lincah, ceria dan memiliki daya ingat yang tajam. Bisa jadi ini dikarenakan kebutuhan nutrisi kolin tercukupi dengan baik. 

Sumber utama kolin bisa ditemui di sekitar kita. Bahkan yang sehari-hari Mam konsumsi, misalnya telur, susu, daging sapi, kacang-kacangan, daging ayam sampai ikan. 

Nukleotida

Saat masih balita, si kecil mulai punya inisiatif melakukan beberapa aktivitas, seperti latihan memegang, menggerakan jari, bahkan tidak sedikit si kecil kerap menggigit mainannya. Kalau si kecil tidak punya daya tahan yang cukup, tentu ini berbahaya karena bisa mudah sakit. 

Nah, disinilah fungsinya nukleotida berperan. Nutrisi ini berfungsi memperkuat daya tahan tubuh, menguatkan sistem pencernaan dan mengurangi resiko diare. Bayangkan kalau si kecil kekurangan zat ini, sudah pasti ia akan kehilangan masa bersosialisasi dan belajarnya karena sakit. 

Mam bisa menemukan nutrisi ini pada seafood, susu, daging ayam, kacang-kacangan, ikan sampai tahu. Mudah kan?

Vitamin D

Kita semua sudah tahu kalau vitamin D membantu proses pembentukan tulang dan gigi. Tercukupinya kebutuhan vitamin D ini membantu penyerapan fosfor dan kalsium, serta pembentukan sel tubuh jadi lebih baik. Bila buah hati Mam kekurangan vitamin D, dipastikan ia akan beresiko patah tulang dan mengalami kerapuhan tulang. 

Untuk itu, Mam bisa melatih si kecil berada di bawah sinar matahari pagi, atau melengkapi makanannya dengan bahan-bahan yang mudah didapat seperti kuning telur, ikan tuna, susu, keju dan salmon.

Setelah mengetahui kebutuhan nutrisi di atas, sekarang tugas kita sebagai orang tua adalah membentuk pola makan si kecil. Awal-awal, pastinya hal ini merepotkan. Akan tetapi si kecil lama-kelamaan akan terbiasa. Mam bisa mengkreasikan kombinasi makanan di atas agar si kecil tidak bosan.